puisi
“Si Tikus Jalang” Rasanya ingin ku tendang si tikus jalang Dan rasa ingin ku tangkap dan tak akan ku buang Mereka sudah terlalu lama hidup dengan kemewahan Dengan rumah bagai berdindingkan uang Si tikus jalang tidak pernah takut akan hukuman Karena masuk sel berduri Ia tetap bagaikan Tuan Tidur aman, makan pun nyaman Kemana pergi tidak ada larangan Ia tidak pernah merasa bosan Selalu asyik dengan hidup dalam kekayaan Yang dipenuhi dengan tumpukan uang, yang menjadi kursi kemegahan Binatang jalang yang tidak punya perasaan Tertawa geli bagai digelitik dengan intan Melihat Si Semut lemah yang selalu berkerjasama Namun tak berdaya dengan ketua yang tidak bijaksana Si tikus jalang berwajah tampan, berpakaian rapi, Dan bersikap sinis penuh kepicikan dan kelicikan Ia…. merasa bangga karena dapat mengusai sebagian dari Tahta Singa sebagai Raja, Hanya dengan menyodorkan makanan berupa kertas yang tak ternilai harganya Si tikus jalang diberi kebebasan ...